Special Offer!!!

728x90 banner

Pages

Actually ape yang penting dalam mengukur kejayaan sepanjang kite hidup di dunia??
Ramai org kate untuk hidup senang kat dunia perlu ade duit,segala2nya memerlukan duit.adakah tanpa duit kita seorg yg gagal.
Opinion ana,ilmu adalah yang paling penting,tanpa ilmu tiada duit,tanpa ilmu tiada keredhaan dari Allah SWT.
Nak senang kat dunia memerlukan ilmu,nak senang kat akhirat memerlukan ilmu,nak kedua2nya mestilah ada ilmu jua.
So,mari beramai2 menuntut ilmu wahai saudaraku=)

MerEka rakAn, SahabaT dan PeJuAnG

Bertukaran Link Di Sini...

Shopping Di Amazon...

My Sponsor...

Perfume Original dengan Harga Murah!!!

468x60 banner

Mari Belajar Bahasa Syurga

Tuesday, June 1, 2010

Santai: Global rallies continue over Israel


Assalamualaikum,

Ini adalah berita dalam bahasa english yang ana dapatkan dari AlJazeera.net yang menceritakan perkembangan terbaru tentang serangan dan protes yang mengecam keganasan dan ketidakmanusian rejim zionis laknatullah. Semoga bukan sahaja masyarakat Islam amnya, malah masyarakat dunia akan juga turut sedar tentang mudaratnya apabila rejim Zionis ini diberikan kebebasan yang amat melampui batas. Sebagai masyarakat Islam amnya, semoga kita tidak putus2 mengirim doa dan bantuan sedaya yang termampu kepada saudara kita di Palestin.

Berikut adalah artikel dari AlJazeera.net:-

Global rallies continue over Israel

Activists around the world are continuing to protest Israel's deadly action against a convoy of aid ships headed to Gaza that killed at least 10 people. Thousands of people took to the streets in several Indonesian cities on Tuesday, waving banners and flags condemning Israel for its attack on the so-called Freedom Flotilla.

In Turkey protesters launched a second day of demonstrations, with people gathering outside the Israeli embassy in Ankara, the capital. The city of Istanbul saw angry scenes a day earlier, as 10,000 people marched on the streets over the action, which Turkish nationals are believed to have been caught up in.

Protesters also took to the streets in Malaysia and Australia, which added its voice on Tuesday to worldwide condemnation of the violence. "The Australian government condemns any use of violence under the sorts of circumstances that we have seen," Kevin Rudd, the Australian prime minister, said.

More protests were scheduled in Europe later on Tuesday.

Turkish anger

Turkey has called for a strong international response to Monday's raid. In a speech to legislators on Tuesday, the country's prime minister said Israel should be "punished" for its "bloody massacre" on the flotilla, and warned that no one should test Turkey's patience.

"It is no longer possible to cover up or ignore Israel's lawlessness. The international community must from now on say 'enough is enough'," Recep Tayyip Erdogan said. "Dry statements of condemnation are not enough ... There should be results." He said the Israeli action was an attack "on international law, the conscience of humanity and world peace".

Anita McNaught, Al Jazeera's correspondent in Istanbul, said Erdogan's speech was "extraordinarily strong". She said he "mentioned the unmentionable, saying that Israel acts because it has powerful friends". Ergodan said he would be speaking to Barack Obama, the US president, later in the day.

Monday's raid has dramatically escalated tensions between Turkey and Israel, with Ankara's ruling AK Party saying ties will never be the same. The country has recalled its ambassador to Israel and cancelled three joint military exercises with Israel and sent three planes to Israel to bring back around 20 of its nationals wounded during the violence.



Gaza assistance

Meanwhile, the UN Human Rights Council is preparing to debate Israel's raid on the flotilla, at the request of Arab and Islamic states. A draft resolution sponsored by Pakistan and Sudan alongside the Palestinians "condemns in the strongest terms possible the outrageous attack by the Israeli forces" and says independent investigators should be sent to review possible violations of international law related to the incident.

The non-binding resolution also calls on Israel to ensure that food, fuel and medical assistance reaches the Gaza Strip. Claire Kaplun, a spokeswoman for the Geneva-based Council, said the discussion would start at 1300 GMT and last three hours.
-AlJazeera.net-

Mungkin ada antara kita yang mempersoalkan, apakah dengan berdemonterasi membuat bantahan dan memboikot barangan yang berkaitan dengan rejim zionis ini akan menghentikan ke sengsaraan saudara di Palestin? Tetapi apakah yang terdaya kita lakukan untuk menolong mereka? Sekurang-kurangnya bertindak seperti itu sudah menunjukkan yang kita sudah berusaha membela mereka dan sebagai tanda penghargaan di atas perjuangan kita. Bukanlah kita yang berkuasa menghukum para pendukung zionis itu, tetapi Allah yang berkuasa atas mereka. Dan setiap apa yang terjadi ada hikmahnya kepada mereka yang berfikir...

Wassalam.



Daripada Abu Sa'id al-Khudri r.a. berkata: Bahawasanya Rasulullah SAW bersabda: "Kamu akan mengikuti jejak langkah umat-umat sebelum kamu, sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta, sehingga jikalau mereka masuk ke lubang biawak pun kamu akan mengikuti mereka." Sahabat bertanya, "Ya Rasulullah! Apakah Yahudi dan Nashrani yang kau maksudkan?" Nabi SAW menjawab, "Siapa lagi kalau bukan mereka." (HR Muslim) -Sumber:40 Hadis Peristiwa Akhir Zaman-

4 comments:

aliaazuan said...

Salam...insyaAllah,entry yg baik cik Taib.

Rasulullah brserta para shbt bersikap amat keras & tegas trhadap org2 kafir yang memusuhi Islam & sbaliknya mereka bersikap ksih syg serta belas kasihan sesama sndiri (trhadap umat Islam).

Penegasan trhadap musuh2 Islam itu pula diselarikan dgn firman Allah Subhanahu Wataala dlm surah Al-Maaidah ayat 51 :Wahai org2 yg beriman, jgnlah kamu mnjadikan org Yahudi & Nasrani sbgai teman setiamu, kerana mereka antara satu sama lain saling melindungi. Siapa di antara kamu yg mnjadikan mereka teman setia, maka ssungguhnya dia trmasuk dlm golongan mereka. Sungguh, Allah tidak mmberi petnjuk kpd org yg zalim....(Benarlah firman Allah Yg Maha Agung)

Wallahu alam.

Seri Bahasa said...

semoga apa yang terjadi di bumi palestin akan menjadi pengajaran kepada umat islam yang lain terutama kepada para pemimpin negara-negara islam agar tidak memberi sepenuhnya kepercayaan kepada mereka negara barat.

penyelesaian isu tanah palestin bukan terletak secara mutlak di tangan negara barat. para pemimpin negara islam itulah yang harus bersatu tanpa bercanggah pendapat dalam menangani isu ini.

sudah sampai waktunya umat islam bangkit dari tidurnya, menyelesaikan masalah dalaman agar menjadi kuat semula seperti dizaman kegemilangan umat islam dulu.

Pacifist said...

Sampai bila pemimpin dunia Islam mahu berdialog dan berjabat tangan dengan zionis laknatullah? Sampai bila kita harus melihat umat Islam disembelih? Sampai bila jihad ilmu, ekonomi, hawa nafsu akan berakhir dan ditukar dengan jihad Al-Qital pula? Disaat tentera Zionis membantai umat Islam, kita masih berjihad hawa nafsu? Ketahuilah selagi kita masih bernyawa,selagi itulah jihad hawa nafsu tidak akan berakhir, sedangkan jihad Al-Qital hanya pada waktu-waktu tertentu. Para sahabat(Rasulullah) berjihad hawa nafsu setelah kembali dari medan perang, sedangkan kita menolak untuk berjihad dengan pelbagai alasan. Kenapa kita tidak berjihad dengan semua jihad yang ada, dan mengikut kesesuaian waktu dan masa? Kenapa kita mengambil tanggungjawab lain untuk mengelak tanggungjawab yang lain? Sedangkan tanggungjawab itu perlu dipenuhi secara berturutan? Kenapa takut dengan kalimah JIHAD? Saya bukan mengejar mati, tetapi lihatlah apa yang berlaku di Palestin dan tanggungjawab kita, dan jika kita masih di takuk lama. Maka, saksikanlah drama air mata ini hingga ke anak cucu kita. Katakan pada mereka, itu sudah nasib mereka(Palestin) dan tiada apa yg mampu dibuat oleh kita.

taib wahid said...

Salam,

Sama2lah kita membantu rakyat Palestin di sana dengan apa yang termampu. Jangan kita membiarkan mereka bersendirian di dalam berjuang mempertahankan negara umat Islam dan masjid yang suci,al-Aqsa.